Internalisasi Nilai Empati Dan Kepedulian Sosial Melalui Kurikulum Cinta

Authors

  • Muhammad Rusydu R Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Gazali Bone

Keywords:

empathy, social awareness, love curriculum, character education

Abstract

National education aims not only to educate the nation but also to shape the character of
students, fostering empathy and social awareness. However, the current educational reality
demonstrates a degradation of humanitarian values, characterized by increasing
individualism, minimal tolerance, and rampant bullying in schools. This situation demands
a more humanistic educational approach oriented toward the values of compassion. This
article aims to examine in depth the internalization of empathy and social awareness through
the "love curriculum" as a character education approach. The study's results indicate that
the "love curriculum" is an effective means of instilling empathy and social awareness
through student-centered learning, teacher role models, positive social interactions, and an
inclusive school culture. Thus, the "love curriculum" holds strong relevance in strengthening
character education in Indonesia.

References

Andaresta, Milna Rik. “Peran IPS Dalam Membentuk Kepedulian Sosial Siswa Sejak Dini.”

Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa Dan Akademisi 1, no. 3 (2025): 64–77.

Farizy, Fairuz Zubady Al. “Dinamika Kesiapan Kompetensi Guru Dalam Insersi Kurikulum Cinta Di SMP Unggulan Alfaqih.” Amaliyatu Tadris 3, no. 2 (2025): 133–47.

Febiana, Ays Risma, Dinda Ayu Maharani, and Muhammad Nuril Huda. “Kurikulum Berbasis Cinta Sebagai Strategi Perencanaan Ekosistem Pembelajaran Mendalam: Model, Tantangan, Dan Implementasi.” In Proceedings of Annual Islamic Conference for Learning and Management, 2:218–31, 2025.

Hayati, Rahmi. “Integrasi Nilai-Nilai Humanis Dalam Kepemimpinan Pendidikan Islam Multikultural.” Jurnal Sosial Dan Sains (SOSAINS) 5, no. 5 (2025).

Ifendi, Mahfud. “Kurikulum Cinta: Membangun Paradigma Pendidikan Berbasis Kasih

Sayang Di Madrasah.” As-Sulthan Journal of Education 1, no. 4 (2025): 698–711.

Khairani, Vira, Fitriani Fitriani, Endang Ekowati, Ilham Ramadhan Daulay, Diki Darmawan, Vina Anggraini, and Syafrida Aslami. “Kurikulum Cinta Sebagai Strategi Moderasi Beragama Dalam Dunia Pendidikan: Tinjauan Literatur.” Studia Sosia Religia 8, no. 2 (2025): 75–83.

Khairunisa, Adinda, Cut Kumala, and Fitri Rahmadani. “Pentingnya Pendidikan Karakter Dalam Membangun Generasi Berintegritas Di Era Globalisasi Program Studi PGSD , Universitas Samudra Peserta Didik Agar Memiliki Sifat Dan Perilaku Yang Sesuai Dengan Karakter Yang Tertera Dalam.” Jurnal Pendidikan Dirgantara Volume 2, no. 2 (2025): 194.

Nafsaka, Zayin, Kambali Kambali, Sayudin Sayudin, and Aurelia Widya Astuti. “Dinamika Pendidikan Karakter Dalam Perspektif Ibnu Khaldun: Menjawab Tantangan Pendidikan Islam Modern.” Jurnal Impresi Indonesia 2, no. 9 (2023): 903–14.

Nurvayanti, Nanik, Bahrani Bahrani, and Agus Sukamto. “Refleksi Belajar Siswa Dalam Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta.” Journal of Instructional and Development Researches 5, no. 6 (2025): 816–28.

Pridar, Ahmad Ashshiddiqie. “Hubungan Antara Kebijakan Pendidikan Dan Penguatan Karakter Siswa Di Era Merdeka Belajar.” Al-Abshor: Jurnal Pendidikan Agama Islam 2, no. 3 (2025): 232–43.

Syafitri, Salma Mardatillah. “Menumbuhkan Empati Dan Perilaku Prososial Terhadap Anak Usia Dini Dalam Menanggapi Pelajaran Isu Dunia Nyata.” Jurnal Visi Ilmu Pendidikan 12, no. 2 (2020): 140–47.

Wahyuni, Siti, Nandang Hidayat, and Fadjriah Hapsari. “Kurikulum Pendidikan Dari Perspektif Filosofi Progresivisme, Humanisme Dan Kontruksivisme: Kajian Pustaka.” Research and Development Journal of Education 11, no. 1 (2025): 20–28.

Wildiana, Aina Rahma Risky, and Safiruddin Al Baqi. “Peran Guru Sebagai Fasilitator Dan Motivator Dalam Pengembangan Prososial Anak Usia Dini Di TK Purworejo Geger Madiun.” JEA (Jurnal Edukasi AUD) 11, no. 2 (2025): 143–58.

Downloads

Published

2026-01-07